Rumput Gajah Mini

Tanaman rumput Gajah mini banyak ditanam orang karena berbagai pertimbangan. Rumput gajah mini yang ditanam di kawasan taman bisa menjadikan taman menjadi lebih segar, seperti karpet hijau yang membentang di halaman rumah anda.

Rumput Jepang

Rumput jepang adalah salah satu jenis rumput hias yang sering ditanam di halaman rumah untuk memperindah taman. Manfaat rumput jepang selain untuk keindahan juga digunakan sebagai penahan tanah.

Rumput Gajah Odot

Tanaman rumput gajah odot (Pennisetum purpureum ) adalah tanaman hijauan yang digunakan sebagai sumber pakan bagi ternak sapi, kambing dan domba. Daun banyak, lemas tidak kaku, bulu halus, batang tidak keras dan pendek.

Rumput Swiss

Rumput swiss merupakan rumput berdaun jarum ( halus dan kecil ). Rumput ini biasa di gunakan untuk pembuatan taman untuk taman kantor, taman rumah, taman hotel, taman villa, restoran, dll.

Rumput Manila

Memori panen rumput manila kiriman ke-2 untuk Banjarmasin, sayang pengambilan pas musim kering jadi rumput tidak begitu bagus. Karana konsumen ada kontrak bulan desember harus selesai proyek lapangan bolanya mau tak mau rumput umur 3 minggu terpaksa diambil.

Minggu, 23 Oktober 2016

Proses pekerjaan saya penanaman rumput gajah mini di rumah pak eko kecamatan srengat kabupaten blitar jatim tahun 2021

                                  Memori proses penanaman rumput gajah mini 23 oktober 2016








                                                               10 menit setelah ditanam



Kamis, 20 Oktober 2016

3 JENIS RUMPUT UNTUK LAPANGAN BOLA TAHUN 2021



Layaknya seorang pelukis dengan kanvasnya, lapangan bagi pemain bola juga merupakan tempat untuk mengekspresikan karya. Segala macam karya bisa dilakukan oleh pesepakbola di atas lapangan tempatnya bermain.

Sepakbola sendiri merupakan olahraga yang fleksibel. Sepakbola tidak terbatas hanya bisa dimainkan di atas lapangan rumput. Sepakbola bisa dimainkan di manapun asal ada area yang sedikit datar dan benda berbentuk agak bulat yang bisa ditendang.

Hanya saja, memang lapangan rumput yang hijau, dengan ukuran yang sudah distandarkan, lengkap dengan dua buah gawang menjadi area yang dianggap paling ideal untuk bermain sepakbola saat ini. Di atas lapangan rumput pemain akan lebih leluasa untuk bergerak sehingga mampu menunjukkan semua kemampuan yang dimiliki. Lapangan rumput yang rata juga membuat pemain dapat bermain lebih aman dengan risiko cedera yang minimal.

Karena itulah akhirnya sepakbola lebih banyak dimainkan di atas lapangan rumput. Berbicara soal tumput pada lapangan sepakbola, terdapat beberapa rumput yang bisa digunakan.

Rumput adalah tanaman monokotil yang termasuk dalam famili Poaceae (biasanya disebut Graminae). Bagian tubuh rumput terdiri atas batang, daun dan organ reproduktif, serta bagian bawah yang berupa akar. Daun rumput terbagi menjadi dua yaitu Blade dan Sheath.

Kedua bagian itu terhubung oleh sebuah jaringan meristem atau jaringan yang menjadi awal dari pertumbuhan sehelai rumput. Berbeda dengan tanaman lain yang memiliki jaringan meristem di bagian pucuk daun, rumput memiliki jaringan meristem bawah. Inilah yang menyebabkan rumput sangat toleransi terhadap tekanan injakan dan pemangkasan. Jaringan meristem yang berada di bawah, membuat rumput akan tumbuh kembali meski terpotong atau terinjak.

Secara bentuk arsitektural, rumput memiliki enam jenis. Namun hanya ada 3 jenis rumput yang cocok untuk dipakai untuk lapangan sepakbola. Ketiga jenis rumput tersebut yaitu Zoysia matrella (ZM), Cynodon dactylon(CD) dan Axonopus compressus (AC). Tiga jenis rumput ini memiliki kualitas fungsional untuk menjadi rumput lapangan sepakbola seperti rigiditas (kerapatan), elastisitas, mampu menahan beban, mampu memulihkan diri, dan perakaran yang kuat.

Ketiga jenis rumput ini pun memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Rumput jenis ZM, biasa disebut rumput manila. Rumput ini merupakan jenis rumput yang paling baik untuk digunakan sebagai rumput lapangan sepakbola. Rumput jenis ini memiliki warna hijau yang paling pekat diantara dua jenis lain. Tingkat elistisitas (berhubungan dengan bola bergelinding) juga sangat baik. Tekstur rumput dengan daun yang runcing dan rigiditas yang rapat memastikan bahwa rumput aman terkena sepul sepatu.

Kekuatan akar rumput ini juga sangat baik. Namun, agar tetap dalam kualitas yang baik, rumput ZM membutuhkan pengelolaan tingkat tinggi. Perawatan yang dilakukan kepada lapangan yang menggunakan rumput ini akan lebih sulit dan membutuhkan biaya mahal. Selain itu harga rumput ini pun lebih mahal.

Rumput jenis CD, biasa disebut rumput bermuda. Kualitasnya hampir sama dengan ZM, namun kekuatan akar rumput CD tidak sekuat rumput ZM. Akar rumput CD akan mudah terkelupas ketika terinjak-injak pemain. Karena itulah rumput ini lebih banyak digunakan pada lapangan golf. 

Dari segi warna, Rumput CD tidak memiliki warna hijau sepekat ZM. Namun masuk cukup terlihat hijauh ketika terhampar di lapangan luas. Perawatan yang dibutuhkan untuk rumput ini juga cukup tinggi, meski tidak semahal ZM. Harga di pasaran pun sedikit lebih murah dari ZM.

Terakhir rumput jenis AC, atau sering disebut dengan rumput gajah. Rumput ini sering ditemukan di taman atau alun-alun. Rumput ini memiliki perakaran yang baik. Namun bentuk daunnya lebih lebar jika dibandingkan dengan dua jenis sebelumnya. Hal ini akan menyebabkan rumput menjadi lebih mudah rusak karena terkena pul sepatu.

Warna rumput ini memiliki tingkat kehijauan yang baik. Namun jika perawatan yang dilakukan buruk, warna rumput ini bisa berubah menjadi pucat dan kekuningan. Bentuk daun yang lebar juga menyebabkan elastisitas rumput ini kurang baik. Artinya, pergerakan bola di atas lapangan ini akan tidak sebaik di atas dua jenis rumput sebelumnya.

Harga rumput ini cenderung lebih murah dari yang lain. Biaya pengelolaan rumput ini pun tidak terlalu mahal. Karena itulah, sebagian besar lapangan sepakbola di Indonesia menggunakan rumput jenis ini. 

Untuk pembelian rumput bisa hubungi saya di menu kontak.


SUMBER http://sport.detik.com/aboutthegame/read/2015/02/24/160537/2841781/1497/mengenal-3-jenis-rumput-lapangan-sepakbola

RUMPUT ZOYSIA MATRELLA ATAU RUMPUT MANILA ( RUMPUT JEPANG ) TIDAK KALAH DENGAN RUMPUT LAPANGAN BOLA EROPA TAHUN 2021

Harga jual rumput zoysia matrella linn mer harga jual rumput manila

Harga jual rumput zoysia matrella linn merr , Harga rumput manila



Rumput tetangga sering terlihat lebih hijau.” Kenyataannya, kadang-kadang sebaliknya. Begitu juga dengan rumput di lapangan Eropa yang terlihat lebih hijau. Meski bagus, bukan berarti bisa sama baiknya saat dipakai di Indonesia.
Jenis rumput di Eropa atau Australia yang dipakai untuk lapangan sepakbola, tidak cocok dipakai di Indonesia. Sebab, salah satu faktornya perbedaan cuaca. Rumputnya juga lebih tipis dan pertumbuhannya pun lebih lambat. Di Indonesia sendiri tersedia rumput yang bisa membuat lapangan sepakbola seperti beralas karpet, enak dipandang, sekaligus aman bagi atlet. 
Zoysia matrella Umumnya dikenal sebagai rumput Manila, adalah spesies dari rumput asli untuk daerah pesisir tenggara Asia dan utara Australasia, dari Jepang selatan (Kepulauan Ryukyu), Taiwan, dan Cina selatan (Guangdong , Hainan) selatan melalui Thailand, Indonesia, Malaysia dan Filipina ke Australia utara (timur laut Queensland), dan barat ke Kepulauan Cocos di Samudera Hindia timur. 
Nama-nama umum lainnya tiap daerah berbeda beda ada yang menyebutnya =Rumput Korea, 
  • Manila templegrass.
  • Rumput siglap ( nama setelah digunakan area olah raga di Singapura).
  • Rumput candi.
  • Rumput Mascarene, harishiba hierba Manila (Spanyol).
  • karpet Jepang.
  • Zoysia japonica / rumput manila ( indonesia).
  • Rumput jepun ( malaysia).
  • jukut kakawatan hijau (Sunda).
  • Rebha sekem-sekeman (Madura), 
  • Burikit (di Seram).
  • Rumput siglap (Melayu).
  • Damong-alat , barit-baritan (Tagalog).
  • malakuwerdas (Pangasinan).
  • Ya-nuannoi (Thailand )
Info dari https://en.m.wikipedia.org

Rumput inilah yang direkomendasikan FIFA untuk dipakai di negara tropis seperti di Indonesia. Kebetulan rumput ini tumbuh di wilayah Asia. Zoysia punya kasta paling tinggi untuk penggunaan di lapangan sepakbola. Karena itu, stadion-stadion besar menggunakan rumput ini. 

Kriteria detilnya rumput ini bisa di lihat gambar dibawah ini ๐Ÿ‘‡
(info dari www.hear.org)








Foto tua dan tebal 





Menurut Komisaris PT Dins Bangkit Mandiri, Dedhi Nurahman, awalnya pada waktu itu rumput ini dibawa dari Filipina pada masa Orde Lama, saat Indonesia akan menggelar PON. Baru belakangan diketahui bahwa Zoysia sebenarnya banyak tumbuh di Indonesia.
Zoysia matrella sendiri, kata Dedhi, tak sulit perawatannya. Hal yang terpenting, dalam satu bulan misalnya, rumput disiram sehari sekali, kemudian diberi pupuk, dipangkas dua pekan sekali, dan sebaiknya dipakai untuk pertandingan saja.
Kalau dipakai untuk latihan dan pertandingan pun sebenarnya masih bisa, asal ada jedanya. Itu untuk proses perawatan. Dalam sepekan lapangan harus diistirahatkan minimal tiga hari,” jelas Dedhi, yang perusahaannya bergerak di bidang konsultan fasilitas olahraga.
Zoysia yang memakai media tanam pasir, juga membuat lapangan lebih empuk. Permukaan yang keras, menurut Dedhi, terjadi pada lapangan yang menggunakan media tanam tanah. “ Kalau media tanamnya pasir tidak! Apalagi kalau tanaman itu, pengakarannya sesuai media tanam yang disebar,” ujarnya. “Zoysia punya pengakaran tebal. Kalau media tanam 20 Cm pengakarannya 20 Cm juga, kalau semeter, pengakaran semeter juga.” 
Setelah Zoysia, kelas di bawahnya ialah rumput gajah. Lapangan-lapangan “kelas” kecamatan, disarankan memakai rumput ini karena mudah perawatannya dan murah.
Lapangan sekelas ini saya sarankan pakai rumput gajah. Perawatan lebih mudah, pertumbuhan kuat, tapi pengakaran cuma di permukaan. Enggak disiram juga yang botak pelan-pelan, tumbuh lagi,” kata Dedhi, yang ditemui saat mengawasi pembangunan stadion mini di Ciledug, Tangerang, pekan lalu.
Di sini juga tadinya minta pakai Zoysia, tapi saya sarankan rumput gajah, yang biasa saja, karena untuk mengejar tenggat waktu proyek sesuai program dari pemerintahnya, tidak cukup. Zoysia butuh waktu enam bulan untuk penanaman sampai bisa dipakai,” jelas Dedhi sambil menunjuk ke arah lapangan yang berada di samping underpass Ciledug tersebut. "Di Stadion Bangka Belitung yang baru kami garap, itu pakai Zoysia, imbuh dia.
Bila dibawa ke luar daerah, pengiriman rumput Zoysia harus cepat. Setelah tiba di bandara tujuan, kata Dedhi, rumput harus segera disemai, agar bernapas, karena suhu di dalam kabin pesawat pengap bisa membuat rumput layu. 
Makanya biar sampainya tengah malam juga harus langsung dibawa ke stadion untuk disemai (digelar). Tiga atau empat hari, baru ditanam,” kata Dedhi.

BACA JUGA : Rumput manila zoysia vs rumput bermuda vs rumput st.augustine asal amerika

Subdrainase

Selain rumput yang tumbuh rapi dan terlihat cantik, aspek subdrainase pun tak kalah penting untuk menghindari munculnya genangan-genangan di permukaan lapangan, apalagi sampai banjir. Biasanya di Indonesia, untuk mengatasi persoalan saat hujan, sistem subdrainase menggunakan pipa-pipa bolong, yang dipasang di bawah permukaan untuk mengalirkan air ke pinggir lapangan untuk kemudian dibuang ke luar stadion. 
Pipa-pipa dikelilingi koral dengan ukuran dan rancangan tertentu, kemudian diselubungi lagi oleh bahan khusus yang fungsinya agar pasir tidak masuk ke saluran drainase. Zaman dulu orang memakai ijuk. 
Saya biasanya membenamkan pipa-pipa berukuran 4 inci , dengan jarak 4 meter, di pasang dengan posisi melintangi lapangan,” urainya. Lapangan pun memiliki kemiringan melintang, dari 0,5 persen-0,9 persen. Fungsinya juga untuk memperlancar aliran resapan air ke pembuangan di pinggir lapangan.
Keperluan resapan air ini juga disesuaikan dengan curah hujan yang biasa turun di daerah tersebut. Untuk ini, kadang-kadang diperlukan konsultasi dengan pihak BMKG. Sehingga, pembuatan drainase disesuaikan dengan kebutuhan. 
Sistem pipa sebenarnya tergolong masih konvensional. Tapi sebenarnya selain itu, ada sistem portabel. Yaitu, media tanam ditempatkan pada wadah bertentuk kotak seukuran 1 meter persegi. Dengan ukuran lapangan sepakbola, wadah tersebut bisa berjumlah sekira 8.200 kotak. 
Sistem itu lebih praktis. Karena bila lapangan akan dipakai untuk konser misalnya, kotak-kotak yang sudah bernomor, untuk memudahkan pemasangan ulang, tinggal dipindahkan. Begitu pun bila ada bagian yang rusak, seperti di depan gawang dan tengah lapangan, kotak-kotak itu tinggal diganti.
Sistem ini baru dipakai di sejumlah lapangan di Eropa, seperti milik Ajax Amsterdam.”Di Indonesia belum ada yang menerapkan sistem ini. Padahal lebih praktis,” kata Dedhi.

sumber dari http://bola.okezone.com/read/2013/09/10/419/863986/cantik-dan-empuk-ala-zoysia-matrella

UNTUK INFO HARGA RUMPUT SEPAK BOLA BISA HUBUNGI SAYA
HARIYONO
Hp. 085334427496 ( telpon )

Hp. 085851472116 ( whatsap + telpon )


LIHAT DAN BACA JUGA PEKERJAAN PEKERJAAN SAYA TANAM RUMPUT KLIK LINK DIBAWAH INI :
  1. Pekerjaan saya tanam rumput di lapangan banteng jakarta
  2. Pekerjaan saya tanam rumput di Stadion korpri Cisaat Sukabumi
  3. Pekerjaan saya tanam rumput di stadion karangbirahi brebes jawa tengah
  4. Pekerjaan saya tanam rumput di lapangan sepak bola milik perusahan spare part astra cikampek
  5. Pekerjaan tanam rumput Stadion banjarmasin
  6. Pekerjaan tanam rumput gajah mini di kantor bea cukai surabaya
  7. Penanaman rumput gajah mini di vihara Dhamma Jaya di surabaya
  8. Suplai rumput lapangan sepak bola sulawesi 
  9. Pekerjaan kita tanam rumput di tempat wisata TAMAN RIA SUROPATI Pasuruan Jatim

Pekerjaan saya lainnya lebih banyak lagi bisa di lihat di website saya ini
www.rumputtamanmalang.com

Senin, 17 Oktober 2016

Cara tanam bibit rumput gajah odot gampang tidak sulit bisa dilihat gambar denah yang saya buat tahun 2021


Denah / ukuran pengaturan jarak tanam rumput gajah odot.
Cara ini banyak digunakan didaerah saya dan selalu berhasil.

                                   cara 1



Hasilnya bisa seperti foto dibawah ini. Jangan lupa campur tanah dengan pupuk organik atau kandang dan  digemburkan , selanjutnya dibuat gundukan tinggi sekitar 20 cm lebar 20 cm jarak gundukan bisa 30-50 cm. Bibit bisa ditanam disebelah gundukan dengan sistim batang bibit ditancapkan sedikit saja dengan posisi miring usahakan semua batang menyentuh tanah setelah itu disiram semua agar mata tunas segera trubus.


Cara 2 


Dengan jarak ukuran tanam antar batang 50 cm x 20 cm. Dengan cara tanam bibit ditidurkan. Lahan digemburkan dan disiram air lalu bibit ditaruh diatas tanah yang basah tadi sambil ditekan agar batang menempel ke tanah. Dengan posisi ini bakal mata tunas akan banyak yang keluar semua.
Ada contohnya video dibawah ini untuk menanamnya



 
 Ini hasil sistim tanam dengan denah ukuran saya rumput umur 3,5 bulan.
Dan penyiraman / perendaman air setelah tanam jika tanah mengering. jika tanah selalu basah tidak perlu disiram krana jika terlalu banyak air atau terendam air justru bibit akan membusuk. kalau ditempat saya setelah tanam cuma saya siram satu kali selanjutnya saya biarkan tak pernah saya siram kecuali pas musim kemarau 1 bulan  Sekali saya lakukan perendaman air dan hasilnya selalu memuaskan. Menanam rumput ini adalah yang paling mudah dan gampang.








Jika anda membutuhkan bibit skala besar bisa hub saya. 
HARIYONO 
085851472116 ( WHATSAP + TELPON )
085334427496 ( TELPON )

                       ini saya  dan rekan 









Mengenai Saya

Foto saya
Saya adalah petani dan penjual rumput gajah mini . Rumput jepang. Rumput golf . Rumput manila , Rumput lapangan bola dan lain lain. Saya juga menjual bibit rumput gajah odot dan bibit rumput king grass untuk pakan ternak sapi dan kambing. Saya juga menjual tanaman hias dan jasa pembuatan taman dan jasa pasang batu alam.